Panduan Membuka Praktek Dokter Umum yang Berhasil

Sebenarnya tidak selalu seorang dokter harus menjadi spesialis.Mungkin ada juga dokter yang hanya ingin menjadi dokter umum atau melanjutkan pekerjaan dengan menggunakan titel dokter yang jelas-jelas belum tentu berhubungan dengan profesi dokter tersebut.Sesuai tulisan saya sebelumnya,bahwa banyak profesi dan jalur lain yang bisa diraih oleh seorang dokter yang baru tamat.
Bagi para dokter yang hanya ingin menjadi dokter umum, baik karena tidak mau melanjutkan ke jenjang spesialis atau belum ada jalan ke arah sana, profesi dokter umum apabila dimaksimalkan juga sangat cukup memberikan kebahagiaan moril dan materil bagi yang empunya profesi. Tidak jarang dokter umum yang berhasil dari segi finansial setelah dia memberikan yang terbaik buat pekerjaannya.

Berikut ada beberapa tips/panduan yang saya kutip dari para dokter yang berhasil hanya dengan berpraktek umum,bahkan hanya dalam waktu singkat antara 3 bulan sampai 1 tahun, sumber2 saya berikut telah mampu mencukupi kebutuhan mereka yang "lux" sekalipun,apalagi bagi yang sudah menjalani selama lebih dari 2 tahun.

Panduan Membuka Praktek Dokter Umum yang Berhasil:
  • Bulatkan tekat,kosongkan pikiran ketakutan akan tidak berhasil,minta dukungan orang terdekat,diskusi dengan mereka yang telah memulai lebih dulu,dan berdoa.
  • Cari lokasi yang strategis,sangat bagus di perkampungan yang jauh dari tenaga medis atau pelayanan kesehatan. Tapi seandainya anda membuka praktek umum di kota atau di dekat rumah tidak masalah,berikan pelayanan lebih (di bawah akan dijelaskan).
  • Urus perizinan selengkap-lengkapnya supaya tidak menjadi masalah bagi anda di kemudian hari. Baca dan applikasikan undang-undang kedokteran yang ada,cari celah yang bisa menjatuhkan anda, dan siasati untuk menutupi celah tersebut dengan mematuhi peraturan.
  • Jaga keprofesionalitas tempat praktek anda, usahakan jauh dari ruang keluarga atau tempat santai anda,minimal beri pembatas untuk menjaga privasi pasien. Lengkapi dengan peralatan medis standar yang sanggup melayani pengobatan dan tindakan darurat bagi pasien yang datang.
  • Jika anda menyediakan obat sendiri/tidak memberi resep ke apotek,usahakan obat anda lengkap. Ingat, pasien yang kurang mampu tidak sanggup menebus obat di apotek dengan harga mahal. Biasanya pasien mencari pengobatan dengan biaya nurah tapi bagus.
  • Jangan memungut tarif terlalu mahal,seandainya terpaksa karena harga obatnya tinggi,jelaskan ke pasien dan minta persetujuannya. Anda sebenarnya bisa mendapatkan harga murah untuk obat yang paten (kemasan bagus), karena pasien lebih menyukai obat dengan kemasan paten, karena dia mengira obat paten lebih bagus. Patokan harga untuk obat analgetik methampiron dan neurotopik paten harganya cuma 2o ribuan rupiah per box(100 keping), jika anda memberikan sekitar 6 sampai 8 keping obat,dan memberikan obat 3-4 jenis,harganya paling mahal 5-7 ribu rupiah. Dan apabila anda menarik tarif 20-27 ribu rupiah, maka anda akan mendapat keuntungan antara 15-22 ribu rupiah perpasien.Kalau pasien anda bisa 10 orang perhari, dalam 1 bulan sekitar 6 juta rupiah sudah bersih jadi milik anda. So, buat apa mahal-mahal menarik tarif ke pasien.
  • Promosikan praktek dokter umum anda, bisa dengan menyebar pamflet dan kartu nama, melakukan kerjasama dengan tokoh setempat atau partai untuk menggelar pengobatan dan atau sunatan massal, hal ini akan meggiring pasien ke tempat anda.
  • Apabila anda menambahkan teknologi baru dalam praktek dokter umum anda,seperti pemeriksaan Gula Darah,Asam Urat,Kolesterol (alatnya murah kok,ada yang sekitar 300 ribuan) dan khitanan dengan electrocauter (atau masyarakat awam menyebutnya laser), maka ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi praktek anda.
  • Usahakan anda selalu memenuhi jadwal praktek anda setiap hari,apabila anda benar2 ada keperluan,usahakan mencari pengganti praktek anda. Jangan sampai pasien kecewa datang ke praktek anda sementara dokternya tidak ada. Sehingga yang lebih fleksibel adalah dengan membuat jadwal praktek yang sesuai menurut anda, misal pagi jam 7-11 kemudian sore jam 15-21.00 sehingga ada waktu bagi anda untuk istirahat dan memenuhi kebutuhan anda.
  • Kalau memang ada panggilan rumah yang mendesak (hoise call), tidak ada salahnya anda memenuhinya, tapi jangan selalu manjakan pasien, karena anda sendiri yang bakal keteteran.Kalau pasien masih bisa jalan dan bisa dibawa ke tempat praktek anda, tidak usah anda yang datang ke rumahnya.
  • Berikan pelayanan maksimal,senyuman,keramahan,memberikan jawaban yang memenuhi pertanyaan pasien justru akan menjadi nilai positif buat anda. Karena dengan promosi dari mulut-ke-mulut lah pasien anda akan berdatangan.
  • Jangan mengendorkan ilmu pengetahuan yang berkembang,walaupun pasien anda sudah ramai,karena ilmu terbaru merupakan teknik terbaru bagi kesembuhan pasien.
  • Jangan pernah putus asa apabila pasien anda pada bulan pertama cuman berkisar 1-2 orang atau bahkan 0 setiap hari, karena itu adalah ujian.Rata-rata maksimal di bulan ketigalah pasien mulai berdatangan karena dibutuhkan perkenalan dan kecocokan dulu sebelum promosi mulut ke mulut berjalan.

6 comments:

Cinta said...
on

dr. yhosse, terima kasih atas artikel ini,
sangat menginspirasi saya.
saya adalah seorang dokter umum, baru saja tamat dan ingin membuka praktek pribadi,
saya ingin bertanya, apabila saya ingin menyediakan obat2an sendiri untuk diberikan kepada pasien sehingga pasien tidak perlu lagi membeli obat di apotik apakah bisa hanya dengan mendirikan praktik pribadi atau saya harus mendirikan klinik?

Dr.Yhosse Alberto said...
on

Sama-sama TrimaKasih Cinta
Untuk Dispensing (Pengadaan Obat sendiri) di praktek pribadi sebenarnya tidak dilarang dalam UU Kesehatan/Kedokteran,jadi kenapa tidak. Seandainya Cinta ingin mengisi praktek sendirian sepanjang hari, saya sarankan buka plang praktek pribadi saja. Tetapi seandainya Cinta ingin untuk mengganti-ganti dokter atau membayangkan untuk 'besar' maka yang terbaik adalah membuat klinik atau BPU, terserah mau pakai apotek sendiri atau dispensing saja. Dan dengan membuat yayasan yang membawahinya, maka klinik Cinta sudah legal.

Anonymous said...
on

Saya hilda baru saja buka praktek pribadi.apakah dokter boleh promosi dengan memberi paket2 murah pemeriksaan dan ditaruh di luar tempat praktek?atau menyebar leaflet?

qintan said...
on

dok sangat membantu tulisannya tp dok dokter kan tidak boleh pasang iklan trnasuk sebar brosur ehhehe

kirana said...
on

Dok, dokter bilang pasien tidak perlu beli obat di apotek karena obat mahal ?
Lha sampean dapet obat dari mana dok ?
Alur pendistribusian obat juga udah diatur dalam undang2 kan ?
Kalo obat yg anda berikan ternyata palsu gimana krn gak didapat dari sumber resmi gimana ?
dokter dokter seperti anda ini ( komersil ) yang membuat negeri ini tambah rusak !

Regita Yap said...
on

Bu kirana jgn jahat gitu dounx... didoain smoga ibu anakny jd dokter... tapi nanti prktk ny gratis sepanjang masa y.. jd pengen tau nanti gmn respon ny .... buat dr.yoshe... all the best for u dok... maju terus dok
GBU..

Find It