Apakah Mimpiku Terlalu Tinggi?

Beberapa bulan yang lalu, saya sempat melakukan diskusi ringan dengan salah satu sahabat saya. Dia bercerita (bahkan sering) kalau dia ingin melanjutkan study jenjang spesialisasi ke Jerman untuk seorang dokter. Apakah itu keinginannya yang baru ada dalam imajinasinya baru-baru ini atau keinginan terpendam yang sudah lama ingin diwujudkan, saya sendiri tidak tahu.
Bagi diri saya sendiri,imajinasi atau mimpi untuk sekolah dan bekerja ke luar negri sudah ada sejak lama,bahkan saat saya masih duduk di bangku SMU sekalipun. Saya masih ingat keinginan itu bak gayung bersambut saat saya diskusikan dengan teman saya yang lain Dr. Fofi Livia Ariani, kita ternyata punya cita-cita yang sama. Namun ada hal-hal yang menunda keinginan (mimpi) itu terwujud, salah satunya adalah mempunyai keluarga, INGAT kata-katanya, menunda bukan tidak jadi.

Kembali ke sahabat saya tadi, dia pernah melontarkan kalimat "Apakah mimpi saya terlalu tinggi? (untuk sekolah ke luar negri)". Saya sempat merenung sejenak, apakah pertanyaan ini muncul karena biaya pendidikan ke sana yang terlalu tinggi (yang katanya mencapai 25,000 Euro), atau karena ketakutan akan meninggalkan tanah kelahirannya untuk sementara? Tapi saya tahu, orang seperti sahabat saya ini adalah pemberani dan memiliki ambisi tinggi, hanya saja dia ragu dengan biaya yang sebesar itu. Kemudian saya menjawab " Tidak, itu bukan mimpi, tapi keinginan yang harus diwujudkan" "Pasti ada jalan". Tidak ada yang tidak mungkin selain Mati, Rezki dan Jodoh (yang telah diatur oleh-Nya) yang dapat kita rubah. Keinginan, imajinasi, cita-cita bukanlah mimpi, yang hanya sebagai bunganya tidur.

Lihat teman-teman yang lain seperti Dr. Hardisman, MSc yang sudah menyelesaikan S2-nya di Australia dengan beasiswa APS (bisa juga ADS), atau teman saya Dr. Huriatul Masdar yang sedang mengambil S2 di Belanda, yang juga bukan dari dana sendiri. Ada jalur lain untuk melanjutkan pendidikan keluar negri dengan bantuan beasiswa bagi dokter (lihat infonya di google atau milis beasiswa).

Bagaimana kalau seandainya kita ingin pergi dengan biaya sendiri (sehingga tidak akan ada ikatan dengan pemerintah lokal), seandainya kita tidak ingin bekerja di Indonesia. Ada kabar gembira, ternyata teman yang lain juga sudah mencari informasi biaya pendidikan ke Jerman untuk spesialis hanya 8,000 Euro !!! Cukup murah bukan untuk sekolah spesialis.

Sekarang jangan pernah takut untuk ber-imajinasi, dan wujudkan keinginan tadi. Dengan menanamkan keyakinan,membuat konsep hidup bahwa kita bisa, bahwa waktu itu masih ada, memulai sekaeang bukan mesti berhasil saat ini, tapi ada kegagalan sebelum mencapai tujuan, walaupun hidup itu tidak mudah tapi hidup itu begitu menyenangkan (Life is So Wonderful).

Mengumpulkan duit "cuma" 8,000 Euro itu sangat gampang, apalagi bagi seorang dokter. PRAKTEK kan semua kemampuan yang anda miliki, cambuk diri anda agar berjuang keras, bahwa tidak ada yang sulit dalam hidup ini. LIFE IS A CONCEPT.

image from 123rf.com

Panduan Membuka Praktek Dokter Umum yang Berhasil

Sebenarnya tidak selalu seorang dokter harus menjadi spesialis.Mungkin ada juga dokter yang hanya ingin menjadi dokter umum atau melanjutkan pekerjaan dengan menggunakan titel dokter yang jelas-jelas belum tentu berhubungan dengan profesi dokter tersebut.Sesuai tulisan saya sebelumnya,bahwa banyak profesi dan jalur lain yang bisa diraih oleh seorang dokter yang baru tamat.
Bagi para dokter yang hanya ingin menjadi dokter umum, baik karena tidak mau melanjutkan ke jenjang spesialis atau belum ada jalan ke arah sana, profesi dokter umum apabila dimaksimalkan juga sangat cukup memberikan kebahagiaan moril dan materil bagi yang empunya profesi. Tidak jarang dokter umum yang berhasil dari segi finansial setelah dia memberikan yang terbaik buat pekerjaannya.

Berikut ada beberapa tips/panduan yang saya kutip dari para dokter yang berhasil hanya dengan berpraktek umum,bahkan hanya dalam waktu singkat antara 3 bulan sampai 1 tahun, sumber2 saya berikut telah mampu mencukupi kebutuhan mereka yang "lux" sekalipun,apalagi bagi yang sudah menjalani selama lebih dari 2 tahun.

Panduan Membuka Praktek Dokter Umum yang Berhasil:
  • Bulatkan tekat,kosongkan pikiran ketakutan akan tidak berhasil,minta dukungan orang terdekat,diskusi dengan mereka yang telah memulai lebih dulu,dan berdoa.
  • Cari lokasi yang strategis,sangat bagus di perkampungan yang jauh dari tenaga medis atau pelayanan kesehatan. Tapi seandainya anda membuka praktek umum di kota atau di dekat rumah tidak masalah,berikan pelayanan lebih (di bawah akan dijelaskan).
  • Urus perizinan selengkap-lengkapnya supaya tidak menjadi masalah bagi anda di kemudian hari. Baca dan applikasikan undang-undang kedokteran yang ada,cari celah yang bisa menjatuhkan anda, dan siasati untuk menutupi celah tersebut dengan mematuhi peraturan.
  • Jaga keprofesionalitas tempat praktek anda, usahakan jauh dari ruang keluarga atau tempat santai anda,minimal beri pembatas untuk menjaga privasi pasien. Lengkapi dengan peralatan medis standar yang sanggup melayani pengobatan dan tindakan darurat bagi pasien yang datang.
  • Jika anda menyediakan obat sendiri/tidak memberi resep ke apotek,usahakan obat anda lengkap. Ingat, pasien yang kurang mampu tidak sanggup menebus obat di apotek dengan harga mahal. Biasanya pasien mencari pengobatan dengan biaya nurah tapi bagus.
  • Jangan memungut tarif terlalu mahal,seandainya terpaksa karena harga obatnya tinggi,jelaskan ke pasien dan minta persetujuannya. Anda sebenarnya bisa mendapatkan harga murah untuk obat yang paten (kemasan bagus), karena pasien lebih menyukai obat dengan kemasan paten, karena dia mengira obat paten lebih bagus. Patokan harga untuk obat analgetik methampiron dan neurotopik paten harganya cuma 2o ribuan rupiah per box(100 keping), jika anda memberikan sekitar 6 sampai 8 keping obat,dan memberikan obat 3-4 jenis,harganya paling mahal 5-7 ribu rupiah. Dan apabila anda menarik tarif 20-27 ribu rupiah, maka anda akan mendapat keuntungan antara 15-22 ribu rupiah perpasien.Kalau pasien anda bisa 10 orang perhari, dalam 1 bulan sekitar 6 juta rupiah sudah bersih jadi milik anda. So, buat apa mahal-mahal menarik tarif ke pasien.
  • Promosikan praktek dokter umum anda, bisa dengan menyebar pamflet dan kartu nama, melakukan kerjasama dengan tokoh setempat atau partai untuk menggelar pengobatan dan atau sunatan massal, hal ini akan meggiring pasien ke tempat anda.
  • Apabila anda menambahkan teknologi baru dalam praktek dokter umum anda,seperti pemeriksaan Gula Darah,Asam Urat,Kolesterol (alatnya murah kok,ada yang sekitar 300 ribuan) dan khitanan dengan electrocauter (atau masyarakat awam menyebutnya laser), maka ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi praktek anda.
  • Usahakan anda selalu memenuhi jadwal praktek anda setiap hari,apabila anda benar2 ada keperluan,usahakan mencari pengganti praktek anda. Jangan sampai pasien kecewa datang ke praktek anda sementara dokternya tidak ada. Sehingga yang lebih fleksibel adalah dengan membuat jadwal praktek yang sesuai menurut anda, misal pagi jam 7-11 kemudian sore jam 15-21.00 sehingga ada waktu bagi anda untuk istirahat dan memenuhi kebutuhan anda.
  • Kalau memang ada panggilan rumah yang mendesak (hoise call), tidak ada salahnya anda memenuhinya, tapi jangan selalu manjakan pasien, karena anda sendiri yang bakal keteteran.Kalau pasien masih bisa jalan dan bisa dibawa ke tempat praktek anda, tidak usah anda yang datang ke rumahnya.
  • Berikan pelayanan maksimal,senyuman,keramahan,memberikan jawaban yang memenuhi pertanyaan pasien justru akan menjadi nilai positif buat anda. Karena dengan promosi dari mulut-ke-mulut lah pasien anda akan berdatangan.
  • Jangan mengendorkan ilmu pengetahuan yang berkembang,walaupun pasien anda sudah ramai,karena ilmu terbaru merupakan teknik terbaru bagi kesembuhan pasien.
  • Jangan pernah putus asa apabila pasien anda pada bulan pertama cuman berkisar 1-2 orang atau bahkan 0 setiap hari, karena itu adalah ujian.Rata-rata maksimal di bulan ketigalah pasien mulai berdatangan karena dibutuhkan perkenalan dan kecocokan dulu sebelum promosi mulut ke mulut berjalan.

Find It