Apakah Aku Sudah Menjadi Suami Yang Baik?

Coba deh kawan-kawan sekalian berkunjung ke situs 123rf.com dan dapatkan image-image menarik yang hampir mencakup segala aspek kehidupan,hampir semua image untuk blog saya diambil disana (tapi mencantumkan alamt situsnya loh tiap di pake). Secara tidak sengaja di saat saya mau posting ada image menarik yang langsung membangkitkan minat saya untuk menulis tentang keluarga.

Mungkin belum layak saya menilai atau memainkan peran sebagai seorang ayah yang sempurna atau kepala rumah tangga yang bijaksana, karena saya masih seumur jagung dalam hal ini,dan anak sayapun masih berusia 2 tahun.Tapi dalam waktu yang masih awam ini saya bisa mengambil kesimpulan kalau hal apa yang dibutuhkan oleh keluarga kita.Dari tuntutan,keinginan dan perubahan emosi serta tingkah laku anggota keluarga, saya bisa menafsirkan hal-hal yang diininkan seorang istri dan seorang anak (batita yah karna umur Sylla baru 2 tahun)

Suami yang baik untuk istri adalah yang:
  • Menjadi iman yang baik dalam hal agama dan segala hal yang berkaitan dengan kehidupan,sanggup membenahi diri pribadi sebelum membimbing istri.
  • Mencukupi (tidak selalu berlebihan) segala kebutuhan istri menyangkut nafkah finansial,biologis,waktu,keceriahan,berbagi ilmu dan informasi.
  • Mencegah kebosanan dalam hubungan dengan memberikan kejutan-kejutan yang tidak berlebihan dan disukai pasangan.
  • Selalu mendiskusikan segala hal yang menyangkut urusan pribadi,keluarga,keluarga besar dan kerabat.
  • Menjadi penenang hati dan tempat bermanja kapanpun dibutuhkan.
  • Tidak mencampuradukkan urusan pekerjaan,kelelahan (karena itu tanggun jawab) dengan kemesraan kepada istri.
  • Memperlihatkan perilaku ayah terhadap anak di depan istri sehingga sang istri yakin kalau suaminya disamping pasangan hidup yang baik adalah ayah yang teladan.
  • Berusaha tidak untuk mendahulukan kemarahan dalam setiap perkataan dan perbuatan.
  • Jangan pernah berpikiran kalau ada wanita lain yang lebih cantik dan lebih sempurna dari istrimu,karena dialah karunia termegah yang Allah berikan untuk mendampingimu.
  • Selalu mencintainya kapanpun,dimanapun.
Mungkin masih banyak kategori lainnya yang belum disebutkan,tetapi saya pikir itu merupakan pandangan saya yang masih awam dalam berumah tanga dan Insya Allah merupakan pandangan yang memang awet sampai maut memisahkan saya dari istri saya.Amien.

Next: Apakah aku sudah menjadi ayah yang baik?
image from 123rf.com

0 comments:

Find It