Communication is a Doctor

Komunikasi, merupakan langkah awal dalam memulai dan menginginkan sesuatu.Komunikasi merupakan sarana penyampaian agar tujuan berhasil.Di dalam kedokteran,komunikasi antara dokter dan pasien adalah hal yang paling mendasar dalam mendukung kejelasan akan keluhan-keluahn dan tanda-tanda penyakit seseorang dan perkembangan penyakitnya,sehingga Dokter bisa mengambil kesimpulan berdasarkan ilmu yang dia miliki untuk menentukan diagnosa suatu penyakit.

Suatu komunikasi yang jelas,salah dan tidak lengkap serta melibatkan emosi kedua belah pihak, akan memperburuk keadaan.Begitu juga bagi pasien,hal ini justru akan merugikan dirinya sendiri,karena bisa saja diagnosa menjadi salah.
Ada beberapa hal yang dapat mendukung komunikasi dua arah antara dokter dan pasien,sehingga tujuan pengobatan tercapai (mungkin juga dalam hal komunikasi antar komunitas lainnya)

1.Bahasa
Merupakan hal yang paling mendasar,penggunaan bahasa yang tidak universal akan mengganggu komunikasi.Untuk menyikapi hal ini mungkin bisa dipakai Bahasa Nasional/Universal, atau apabila baik pasien atau dokter tidak mengerti bahasa satu sama lain,bisa menggunakan penerjemah yang mengerti bahasa salah satu dari mereka.Penggunaan bahasa isyarat bagi pasien yang bisu atau tidak bisa bicara,umumnya bisa dimengerti oleh keluarganya atau dokter itu sendiri.

2.Media
Tempat yang tidak nyaman dan layak untuk berkomunikasi,akan mengganggu kesepahaman antara dokter dan pasien.Karena pasien membutuhkan tempat yang aman,nyaman dan rahasia untuk menyampaikan keluhan-keluhannya.

3.Emosi
Emosi yang tidak stabil,akan mengganggu komunikasi baik pasien maupun dokter.Disinilah dibutuhkan ketenangan dalam menyikapi masalah,jangan mencampuradukkan hal lain dalam komunikasi yang akan dilakukan oleh dokter dan pasien.Kalau emosi tidak bisa dikontrol,lebih baik tidak usah berkomunikasi dan ditunda saja percakapan antara dokter dan pasien

4.Ramah tamah
Dokter yang ramah merupakan idola semua pasien,bahkan mereka cukup bertemu dengan dokter dan penyakitnya langsung sembuh.Ini bukan hal yang tidak dapat dipungkiri lagi,dokter yang ramah dan baik akan mempunyai pasien yang banyak,walaupun kadang-kadang obat yang dia gunakan adalah obat generic atau plasebo(obat yang diisi gula) sekalipun.Bagaimana menjadi dokter yang ramah?Akan kita bahas lebih lanjut.Begitu juga dengan pasien yang ramah,dokterpun akan senang melayaninya,pasien yang bertanya dengan sopan dan berlagak tidak angkuh adalah dambaan dokter,sehingga dia bisa lebih fokus dalam mengobati si pasien.

5.Samakan Tujuan
Datang ke dokter untuk berobat,dokter memberi obat,sembuh.ITU SALAH.Usahakan berkomunikasi ke dokter untuk menyamakan tujuan,carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang keluahn dan penyakit anda,dan bagaimana pencegahan supaya tidak kambuh lagi(untuk penyakit berulang dan bisa dicegah),seandainya anda kurang puas,sarankan untuk meminta second opinion ke dokter lain.Dokter yang baik akan memberikan rujukan kepada dokter ahli atau teman sejawat yang menurutnya lebih ahli.Sehingga pasien merasa puas,dan dokterpun merasa lega karena pasien puas.

Apa yang dikatakan dengan anamnesa yaitu komunikasi antara pasien dengan dokter tentang riwayat penyakitnya dan faktor pendukung munculnya penyakitnya,ADALAH benar mendukung lebih dari 75% diagnosa penyakit pasien.Intinya komunikasi,sehingga dapat saya katakan bahwa seorang dokter itu adalah komunikator,dan dengan komunikasi yang baik,pasien sembuh.Sehingga Komunikasi adalah Dokter.

0 comments:

Find It